Kamis, 19 Desember 2013

Benjolan pada dada atas Bapak Mertua dan Melilea

.

..ingin berbagi pengetahuan sedikit....boleh ya.... :):)

Medio Agustus 2013, bapak mertuakue merasakan sakit pada benjolan di atas dadanya. Katanya panas dan sakit. Sore harinya dibawa ke klinik, namun malam harinya kembali merasakan sakit sehingga dibawa kembali ke salah satu RS di Jakarta Pusat (sebut saja RS 1). Singkat cerita diopname beberapa hari. Kemudian direferensikan ke RS 2 untuk menangani Jantungnya. Beberapa hari, direferensikan lagi ke RS 3 untuk benjolannya yang masih terasa sakit. Namun tindakan di RS 3 tidak dilaksanakan karena sesuatu hal. Sekitar 10 hari setelah dari RS 1, kembali dibawa ke RS, kali ini ke RS 4. Sakit dan panas dirasa pada benjolannya. Di sabtu pagi dibawa ke RS 4, opname hingga akhir Agustus 2013. Berbagai proses dilakukan, hingga CT SCAN, tidak diketahui penyakitnya, mungkin kelenjar, dsb. Kemudian diperbolehkan pulang, kondisi benjolan masih ada dan masih terasa hangat. Diperlukan penelitian lebih lanjut dan juga direferensikan ke dr. tulang dan sendi. Kemudian...keluarga memutuskan agar tidak dilakukan tindakan kedokteran dan mencari pengobatan alami. Saya usulkan melilea, dikarenakan ini yang saya ketahui. Alhamdulillaahirobbilaalamiiin. Saat ini bapak sudah tidak merasakan sakit pada benjolannya (katanya masih nonjol dikit). Saya berikan 2 x sehari pagi dan malam. Pertama kali diberikan sedikit demi sedikit. Kemudian puasa organik selama 3 hari setelah 1 bulanan mengkonsumsi gfo, dan saat ini sudah beraktifitas kembali, berkebun, mengangkat tanah, dsb. Oh ya, hingga saat ini, bapak mengkonsumsi GFO 16oz botol ke-5, yang dikombinasikan dengan apel dan susunya.

Semoga bermanfaat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar